KAMMI : Sepakat Perjuangkan Jamdiknas

How to Prevent Plagiarism
November 8, 2013
Musykom XI : Angkat Andi Asri sebagai Ketua KAMMI Komisariat Unmul
May 30, 2014

Kammikaltim.com. Besarnya kepedulian KAMMI terhadap pendidikan Indonesia bukan hanya sebatas wacana. Minggu (4/5) KAMMI komisariat Unmul dan STAIN melakukan aksi damai di depan Mall Lembuswana Samarinda dengan mengusung isu Jamdiknas (Jaminan Pendidikan Nasional).

Momentum hari pendidikan Indonesia menjadi salah satu momen mengevaluasi sejarah pendidikan Indonesia. Sorotan KAMMI tertuju pada tingginya angka korupsi anggaran pendidikan yakni sebesar 629 milyar rupiah. Diantaranya terjadi 296 kasus korupsi pada 2003 hingga 2013 menurut pengamatan ICW (Indonesia Corruption Watch).

Mirisnya, besar anggaran pendidikan nasional yang diperontokkan Negara hingga mencapai 371 triliun rupiah, tidak juga membuat masyarakat Indonesia bernafas lega. Pasalnya, tiga hingga empat juta anak Indonesia tidak dapat mengenyam pendidikan tinggi tiap tahunnya. Kualitas dari rahim pendidikan kita dianggap belum cukup mampu melahirkan cendekiawan-cendekiawan yang bermoral.

Realitas tersebut menginisiasi KAMMI mengusung Jamdiknas demi sehatnya pendidikan Indonesia. KAMMI menilai Jamdiknas mampu menghilangkan komersialisasi dan liberalisasi pendidikan Indonesia. Solusi yang tepat untuk menurunkan angka korupsi anggaran pendidikan. Sebab, Jamdiknas menjamin pengelolaan dana yang transparan dan tepat sasaran.

KAMMI Kaltim menuntut penetapan Jamdiknas oleh pemerintah. “Saatnya anak seorang buruh, petani dan kalangan bawah dapat merasakan pendidikan gratis hingga tingkat sarjana. Besar harapan KAMMI, intelektual muda bermoral segera hadir membangunkan Indonesia dari keterpurukan. KAMMI siap perjuangkan Jamdiknas,” ujar Satria selaku korlap aksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung