Musyawarah Wilayah : Usung Jargon ‘Solid, Bangkit dan Berkarya’

KAMMI Kaltim Angkat Isu Daerah Melalui Aksi Ultimatum Jokowi
May 26, 2015
Peranan Otsus dalam Revitalisasi Kawasan Perbatasan
June 2, 2015

Pergantian kepengurusan dalam sebuah organisasi menjadi hal yang sakral. Dari sana lah lahir figur-figur cemerlang yang akan menahkodai pergerakan organisasi dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Karena, warna dan sikap organisasi dilambangkan oleh pemimpin yang diptuskan dalam sidang musyawarah tersebut. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) wilayah Kaltim turut mempersiapkan agenda akbar tersebut.

Bertajuk “Musyawarah Wilayah (Muswil)”, sesi tersebut berfungsi sebagai sarana evaluasi kerja dan pembentukan struktur kepengurusan baru. Terbilang sebagai Muswil pertama, digagas agenda “Orasi Kebangsaan” sebagai pengantar muswil. Keberadaan Muswil bukan hanya berperan menggantikan dan mengukuhkan kepengurusan yang baru. “Tetapi juga meneruskan visi besar KAMMI, menyatukan serta menyolidkan gerakan KAMMI se-Kaltim,” tutur Ahmad Satria.

Ketua KAMMI Kaltim itu menyebutkan berbagai peningkatan gerak KAMMI se-Kaltim dalam kepengurusannya. Diantaranya, aktif dan solidnya KAMMI di berbagai daerah di Kaltim, meningkatnya gerakan KAMMI dalam pengawalan isu pembangunan di Kaltim. “Dalam kepengurusan ini, terjalin komunikasi yang baik dengan pihak Legislatif di Kaltim,” jawab Satria. Terjadi perubahan dan penambahan jumlah KAMMI Daerah seperti yang terjadi di Balikpapan. “KAMMI komsat Berau, Kukar dan Tarakan sudah berada pada kepengurusan yang baru dan makin lebih progresif dibanding kepengurusan sebelumnya,” lanjutnya. Sementara KAMMI Samarinda lebih solid dengan berbagai manuver program kerjanya.

Muswil yang diikuti oleh utusan KAMMI Daerah dan KAMMI Komisariat khusus tersebut mengambil jargon “Solid, Bangkit dan Berkarya”. “Tidak ada gerakan yang besar jika kita terpecah pecah, sehingga perlu kesolidan internal untuk membangkitkan gerakan mahasiswa yang telah lama tertidur,” tegasnya. Diterangkan Satria, jargon tersebut diambil untk menyolidkan kembali gerakan KAMMI se-Kaltim. Harapannya, ruh kebangkitan akan semakin kuat sehingga tercipta karya-karya yang bermanfaat dari KAMMI untuk Kalimantan Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung