Notulensi Agenda Sarasehan Akhir Tahun “Merajut Persatuan Ummat, Solusi Untuk Palestina”

“Mengkader atau Matinya Perjuangan”
December 28, 2017
T E N G A H
January 9, 2018

Sabtu, 30 Desember 2017 Aliansi Umat Islam Kalimantan Timur melakukan diskusi yang bertajuk “Sarasehan Akhir Tahun” dengan mengangkat tema tentang “Merajut Persatuan Ummat, Solusi Untuk Palestina” di Hotel Jamrud 2, Jl. Panglima Batur Samarinda. Dalam diskusi ini hadir beberapa narasumber yang sangat berkompeten untuk memberikan pandangannya terkait tema diskusi yang diangkat.

Diantaranya :

1. Bapak Hamdani, SH. ( Penulis buku Warisan Khalifah untuk Khilafah Rasyidah II )

2. Bapak H. Bunyamin, Lc, MAg. ( Dosen IAIN Samarinda )

3. Bapak Sudarno, S.E. ( Mantan Anggota DPRD Prov Kaltim )

Permasalahan di Palestina mencakup 2 aspek yang menyebabkan timbulnya gejolak yang di lakukan oleh Israel. Pertama terkait Aqidah, sejak di umumkannya pernyataan sepihak pada tanggal 6 Desember 2017 oleh presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang pemindahan Ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem, maka timbul kecaman dari semua negara di berbagai penjuru dunia tidak terkecuali di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari dari banyaknya umat Islam yang berada di Indonesia yang merasa bahwa tindakan yang di ambil oleh Donald Trump telah melukai hati umat Islam.

Al-Quds sebagai kiblat Pertama Umat Islam dalam hal ini merupakan tempat suci yang sangat di hormati umat Islam, ketika Yerussalem di nyatakan dengan sepihak merupakan Ibu kota Israel maka ini tentu menuai kecaman yang sangat keras dari umat Islam yang ada di Indonesia. Oleh karena itu melalui pernyataan Presiden Bapak Jokowi beliau menyatakan dengan tegas bahwa Indonesia akan tetap berdiri tegak dalam mendukung kemerdekaan Palestina & dalam melawan penjajahan Israel.

Kedua terkait dengan masalah kemanusiaan, sejak Israel diakui keberadannya oleh Inggris pada tahun 1948. Maka rakyat Palestina mulai merasakan penjajahan yang sangat kejam, mulai dari wilayah yang di rebut hingga pemerintahan yang secara berangsur-angsur di kuasai oleh Israel. Tidak sedikit rakyat Palestina yang menjadi korban akibat kekejaman zionis Irael mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mereka harus menerima sakit yang luar biasa bahkan sampai meninggal dunia. Terhitung sejak 1948 hingga 2017 sudah 69 tahun harus merasakan pedihnya di jajah oleh bangsa parasit yaitu Israel.

Tentu ini menodai amanah konstitusi negara kita yang tertuang dalam UUD 1945 yang menyatakan bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, maka penjajahan diatas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan & perikeadilan. Sebagai negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia, maka sudah saatnya kemerdekaan Palestina harus di perjuangkan sampai rakyat Palestina merasakan kemerdekaan secara utuh.

Kita kaitkan dengan kondisi umat Islam di Indonesia, yang sangat cinta akan bangsa palestina. Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka membantu saudara yang ada di Palestina mulai dari memberikan pernyataan sikap dalam bentuk kecaman, Melakukan galang dana hingga ada yang langsung mengunjungi Palestina sebagai bentuk dukungan moril.

Sejatinya dalam mengadapi kemungkaran yang saat ini dilakukan oleh zionis Israel kepada palestina, maka umat islam yang ada di Indonesia perlu menguatkan persatuan. Tidak lagi mengkotak-kotakan kelompok yang menyebabkan perpecahan satu sama lain. Sinkronisasi gerakan harus menjadi fokusan utama yang dilakukan agar gerakan lebih terkoordinir, mulai dari pusat, provinsi, kota, dan daerah.

Dengan demikian kita akan memiliki kekuatan yang ganda umat islam akan kuat di luar dan kuat didalam. Kekuatan itu juga akan terbangun dari tumbuhnya kesadaran bahwa Ruhiyah umat islam juga harus terjaga. Dalam hal ini shalat menjadi aspek utama, khususnya shalat subuh karena bangsa yahudi akan sangat takut ketika melihat jumlah jamaah shalat subuh sama dengan jumlah jamaah shalat Jum’at.

Pada akhirnya pasti suatu saat nanti bumi palestina akan terbebas dari segala bentuk penjajahan sesuai dengan janji Allah SWT dalam kitab suci Al-Qur’an.

Palestina Merdeka !
Indonesia Jaya !

Samarinda, 30 Desember 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung