[ Reformasi 2.0 ]

Notulensi Diskusi Online “Budaya Literasi & Intelektualitas Perempuan KAMMI”
May 20, 2018
MEMAKNAI PERJALANAN : Duduk Sejenak, Lihatlah Lebih Dekat!
May 28, 2018

oleh : Muhammad Said, A.Md.
(Kepala Bidang Kebijakan Publik KAMMI Kaltimtara)

20 tahun berlalu hingar-bingar itu telah terjadi. Peristiwa bersejarah dalam perjalan bangsa ini. Namun tak pernah hilang dalam ingatan proses yang menegangkan & melelahkan.Rezim yang hadir saat itu membuat kegelisahan bagi seluruh rakyat dibangsa ini. Permasalahan datang silih berganti tanpa ada solusi yang pasti. Rakyat sebagai komoditi hanya bisa menatap diri.

Hingga sampailah di satu titik, rasa jenuh itu tak bisa tertahan lagi. Rakyat menangis meratapi nasib mereka, yang tak kunjung membaik. Ekonomi merosot, korupsi merajalela hingga menimbulkan pengangguran dimana-mana.

Melihat situasi ini, hati mahasiswa tergelitik untuk turut andil dalam memperbaiki kondisi bangsa ini. Proses yang panjang dilalui dalam upaya memahami masalah dan solusi. Namun, lagi-lagi Rezim itu tidak merespon baik keberadaan mahasiswa sebagai penyambung lidah rakyat.

Hingga pada akhirnya mahasiswa geram dan habis rasa kesabaran. Puncak perlawanan pun datang dengan membawa misi yang tak bisa di abaikan. Dengan semangat Nasionalisme untuk perubahan mereka hadir menyuarakan kritikan.

Reformasi adalah misi yang mereka kehendaki untuk meruntuhkan Rezim bangsa ini. Tepat di bulan Mei 1998 perlawanan itu tumpah ruah di Ibu Kota. Mahasiswa harus melawan kerasnya tongkat aparat & panasnya serpihan peluru.

Namun dibalik itu semua, tidak sedikit pun langkah mereka mundur. Sebelum Misi Reformasi dikehendaki pemangku kekuasaan di negeri ini.Pada akhirnya puncak kemenangan itu mereka dapatkan walaupun dengan tetesan keringat & darah.

Reformasi bukan momentum muhasabah diri, namun hadir dengan sejuta harapan yang pasti untuk memberikan kesejahteraan rakyat bangsa ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung