Inspirasi Untuk Memotivasi

Bismillah Aku Melangkah
August 9, 2018
Muslim Negarawan, Kejayaan Indonesia
August 16, 2018

oleh : Hamzah Nasir, S.Pd.

(Pengurus Kebijakan Publik KAMMI Kaltimtara)

Setiap orang selalu berada dalam sebuah lintasan perjalanan. Memilih adalah sebuah
konsekuensi hidup yang harus ia lalui, tanpa sebuah pilihan mungkin ia akan kehilangan arah
dan bingung akan berbuat apa, tetapi sekali lagi pilihan akan membuatnya mengerti bagaimana
sebenarnya definisi hidup dan berjuang.

Bergerak adalah ciri dari seorang pemuda, naluri itu hadir pun di awali rasa penasaran
yang semakin hari semakin menjadi-jadi, entah ia sadar atau tidak tetapi yang jelas selalu ada
tujuan di penghujung jalan itu.

“Satu langkah selalu beriringan dengan langkah yang ada di sampingnya, ataukah ia
juga kadang tepat berada di belakang jejak langkah lainnya”. Tidak sulit untuk memaknai
kalimat tersebut, analogimya sederhana, kebanyakan (kader) yang bergerak dan pola geraknya
pun kadang sama dari (seseorang) yang ia jadikan panutan sebagai inspirasinya juga tolak ukur
motivasi dan menjamin kualitas kerja-kerjanya.

Namun juga tak jarang kekecewaan membuat
semua mimpi-mimpinya kadang berubah haluan dan tidak sedikit yang mundur di tengah jalan.
Hal ini yang kadang menjadi dilema tersendiri dari seorang kader dakwah, ia harus
berjuang dan terus menyuarakan kebenaran dan menolak bungkam dari keterjajahan yang tidak
pro dengan kebenaran. Saat inspirasi dan motivasi itu tetap searah yang selanjutnya akan
bertransformasi menjadi niat ikhlas untuk agama Allah, maka ia akan sadar dan mengerti tujuan
utamanya kenapa ia harus berada di lintasan jalan dakwah ini.

Saya, kamu, kita dan mereka dalam definisi (kader) adalah pejuang dakwah, yang
dimanapun ia berada harus bisa memberi warna, ini bukan lagi soal siapa dan mengapa tapi apa
yang telah kita berikan agar perjuangan dan gerakan dakwah ini akan terus berjalan seperti yang
Allah SWT telah syariatkan.

Jangan pernah memiliki perasaan menyesal apalagi merugi karena kecemplung di jalan
ini wahai saudaraku para pejuang dakwah, karena ketika kita sadar akan esensi sesungguhnya
bahwa kita jualah yang membutuhkan dakwah ini, maka transfer semangat dari niat akan terus
tersalurkan. Untuk itu luruskan niat, agar ridho dan berkahnya dapat, kemudian jangan terlalu
sibuk mengejar nikmat tetapi terkadang lupa mensyukuri nikmat.

Samarinda, 08 Agustus 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung