“Transisi Kepemimpinan, Eksistensi atau Substansi?”

KAMMI Bersama Palu
September 28, 2018
KAMMI bangga padamu, Miftahul Jannah
October 11, 2018

“Transisi Kepemimpinan, Eksistensi atau Substansi?”

 

Samarinda – “Kita ini kaya akan sumberdaya alam, tetapi belum berdaulat dalam mengelola sumber daya alam”. “Aku” Dr. Zulkarnain. Ketika diundang dalam agenda diskusi publik bertema “Transisi Kepemimpinan, Eksistensi atau Substansi?” yang diadakan oleh Pengurus Wilayah KAMMI Kaltim-tara, berlokasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (6/10). Selaku anggota tim penyelaras Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DR. Zulkarnain, dalam agenda tersebut menjelaskan konsep “Kaltim Berdaulat” juga memberikan gambaran yang ingin diwujudkan oleh pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang baru lima tahun kedepan. Diskusi publik tersebut dihadiri oleh perwakilan tim penyelaras RPJMD yakni Dr. Zulkarnain, akademisi Dr. Rosmini S.H, M.H., pengamat politik Dr. Anwar Alaydrus, S.sos., M.Si., dan perwakilan dari Pokja 30, Okky Syaifudin Adam. S.sos.

RPJMD menjadi salah satu isu strategis yang menjadi pokok pembahasan utama, karena dari RPJMD lah masyarakat dapat melihat penjabaran dari lima visi dan delapan misi yang dibawa oleh Isran Noor – Hadi Mulyadi saat kampanye dialogis. Juga bagaimana selogan “Kaltim Berdaulat” diformulasikan dan dimanifestasikan. Berangkat dari strategisnya pembahasan utama tersebut,sebagai gerakan mahasiswa yang selalu berusaha aktif mengawal kegiatan pemerintahan di wilayah Kalimantan Timur juga Kalimantan Utara, Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Kaltim-tara merasa perlu mewadahi seluruh elemen masyarakat dalam diskusi publik terbuka ini. Tujuannya, agar masyarakat tahu dan mengerti, program-program apa saja yang akan direncanakan dan dikerjakan dalam lima tahun masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang baru. Dengan sasaran utama RPJMD yang merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur sesuai amanat perundang-undangan,yang diharapkan dapat memberikan gambaran langkah dan kebijakan strategis seperti apa yang akan diambil oleh pemerintah. Sehingga masyarakat dapat menimbang apakah pilihannya benar-benar berbobot atau bersubstansi dalam membangun Kalimantan Timur kedepannya, atau kah hanya sekedar eksistensi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur tanpa membawa perubahan apa-apa.

Dalam diskusi yang berjalan santai, para narasumber memberikan saran dan masukan untuk RPJMD lima tahun kedepan, serta sedikit mengevaluasi kinerja selama Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya menjabat. Dr. Rosmini selaku akademisi mengatakan bahwa konsep kedaulatan yang dibawa oleh Isran Noor –  Hadi Mulyadi merupakan angin segar bagi masyarakat Kalimantan Timur. “Saya melihat ada sesuatu gebrakan besar yang ingin dibawa Pak Isran Noor untuk Kalimantan Timur”. Lanjut Dr. Rosmini mengatakan bahwa saat ini, Kalimantan Timur memang membutuhkan sentuhan tegas dari pemerintah, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam. Apalagi tambang yang perlu dievaluasi dan ditangani permasalahannya secara fokus dan konsisten. “Sekarang karena tambang, fasilitas umum bahkan bisa dipindah-pindah seenaknya”. Ia juga menceritakan pengalamannya bertemu preman di tambang yang ia kunjungi. “Saya merasa, saya malah seperti bukan orang Kaltim diancam begitu”. Katanya. Dr. Rosmini berharap dalam masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur sekarang dengan selogan “Kaltim Berdaulat”, hukum nya pun juga “berdaulat”. Dalam artian, hukum ditegakkan di bumi Kalimantan Timur.

Okky dari perwakilan Pokja 30 juga memiliki harapan besar kedepan program-program yang disusun dan direncanakan, benar-benar dapat terealisasi dan membawa dampak yang besar kepada masyarakat Kalimantan Timur secara keseluruhan sampai ke pelosok desa. Ia juga menegaskan bahwa dari Pokja 30 akan selalu aktif mendukung pemerintah juga siap mengawal jika kelak kedepan ada permasalahan yang timbul selama Isran Noor-Hadi Mulyadi menjabat. “Ya kalau kami ini, mengkritisi bukan karena tidak sayang pemerintah. Justru sayang dengan pemerintah. Makanya kami mengingatkan. Kalau bagus ya kami bilang bagus, kalau jelek ya jelek.” tegasnya.

  1. Zulkarnain selaku tim penyelaras RPJMD menekankan bahwa tahun ini Pak Isran Noor selaku Gubernur terpilih mengamanahkan kepada dirinya, untuk merancang RPJMD dengan program-program yang berbeda dari yang sebelumnya. “Pak Isran itu pokoknya minta dua aja sama saya, satu ‘ikam jangan bikin malu aku’, dua ‘aku mau beda dari yang lain’.” Ujar beliau menirukan cara mantan Bupati Kutai Timur itu berbicara padanya. Dr. Zulkarnain juga mengatakan bahwa ia bersama tim juga akan fokus pada tata ruang Kalimantan Timur yang masih berantakan. Selain itu,pola pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia juga menjadi salah satu program yang diunggulkan dalam RPJMD yang merupakan manifestasi dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Pengamat politik sekaligus dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman, Dr. Anwar Alaydrus S.sos., M.Si., juga memberikan pandangan politiknya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang baru. “Banyak mahasiswa saya yang tanya, kenapa kok Isran Noor – Hadi Mulyadi bisa menang. Perolehan suara dengan performa di debat kandidat kepala daerah itu tidak linier”. Ucapnya sambil menirukan cara mahasiswanya bertanya. Menurutnya, Pak Isran Noor – Hadi Mulyadi dengan latar belakang yang berbeda dengan visi, misi dan selogan “Kaltim Berdaulat” memberikan daya tarik tersendiri. Mengomentari terkait eksistensi partai oposisi selama masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Isran Noor – Hadi Mulyadi, ia merasa optimis bahwa hanya dengan tiga partai pengusung, di “Karang Paci” tidak akan menjadi masalah dalam membentuk konsensus bersama. Karena konyol ketika ada legislator yang menghambat konsensus terhadap kebijakan pro-rakyat. Semoga dengan nuansa baru yang dibawa oleh Isran Noor-Hadi Mulyadi, bisa mewujudkan kaltim yang sejahtera, dan tuan di tanah sendiri. Amiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung