Penyataan Sikap KAMMI Kaltimtara atas Penyerangan secara Brutal kepada Umat Muslim di Christchurch New Zealand

RUU P-KS (Rancangan Undang – Undang Penghapusan Kekerasan Seksual) Melindungi Siapa?
February 11, 2019
Cikal Bakal International Women’s Day
March 19, 2019

PERNYATAAN SIKAP
KAMMI WILAYAH KALIMANTAN TIMUR – KALIMANTAN UTARA
ATAS TRAGEDI PENYERANGAN SECARA BRUTAL KEPADA UMAT MUSLIM
DI CHRISTCHURCH, NEW ZEALAND

Bismillahirrahmanirrahi.
Assalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jum’at, 15 Maret 2019 memberikan sebuah berita duka yang begitu mendalam bagi seluruh masyarakat dunia, terkhusus bagi umat muslim secara menyeluruh. Dan juga bagi negara kita, Indonesia sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Atas tindakan terorisme oleh sekelompok orang tak beradab, yang menewaskan 49 orang jamaah Masjid yang ingin melaksanakan ibadah wajib sholat jum’at di Christchurch, New Zealand, Jumat 15 Maret 2019. KAMMI Wilayah Kalimantan Timur – Kalimantan Utara menyatakan sikap:

1. KAMMI Kaltimtara mengutuk keras aksi terorisme yang telah menewaskan 49 kaum muslimin di New Zealand dimana 2 di antaranya merupakan WNI

2. KAMMI Kaltimtara turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh korban, baik yang meninggal dunia, luka-luka, maupun yang mengalami trauma atas aksi terorisme tersebut.

3. KAMMI Kaltimtara menuntut dan mendukung agar kasus ini dapat diselesaikan hingga tuntas dan mengungkap siapa saja pelakunya serta oknum-oknum terlibat dalam tragedi ini. Pelaku wajib di berikan hukuman seberat-beratnya. Pemerintah New Zaeland harus dapat segera menuntaskan aksi terorisme ini; siapa dalangnya dan apa motifnya.

4. KAMMI Kaltimtara menyatangkan pemerintah New Zealand telah gagal memberikan perlindungan bagi warga negaranya. Sehingga tragedi ini dapat terjadi. Walau sebenarnya rencana aksi terorisme oleh pelaku dapat terdeteksi dari trackrecord manifesto yang ditulisnya dengan gamblang.

5. KAMMI Kaltimtara mengintruksikan seluruh masyarakat dunia dan Negara-negara di benua manapun yang menjunjung tinggi HAM dan kedamaian, untuk mengutuk peristiwa ini sebagai tindakan terorisme.

7. KAMMI Kaltimtara mendesak pemerintah Indonesia, melalui kedutaannya di New Zealand, agar segera melakukan tindakan yang cepat, pas dan tepat untuk memastikan perlindungan dan keamanan serta keselamatan WNI yang berada di New Zealand.

8. Mengajak seluruh masyarakat Indonesia, umat muslim di Indonesia, dan khususnya masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk menyampaikan belasungkawa, mendoakan para korban dan mengutuk peristiwa yang tidak beradab ini. Namun, tetap tidak terprovokasi dan terpancing isu apapun yang dapat melemahkan persaudaraan dan persatuan kita. Tetap jaga semangat toleransi dan ukhuwah sesama anak bangsa.

9. Menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak lagi menyebar video aksi terorisme ini yang telah terlanjur beredar begitu luasnya di jejaring sosial. Hentikan penyebaran video tersebut sebagai bentuk rasa kepedulian kita dalam menjaga perasaan para korban dan keluarganya, serta memutus rantai penyebaran kebencian dan teror yang memang sengaja ingin dipublish oleh para teroris tersebut agar dikonsumsi khalayak umum.

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

Demikian pernyataan sikap dari KAMMI Kaltimtara, semoga peristiwa ini dapat segera diselesaikan dan menjadi aksi terorisme yang terakhir. Semoga persaudaraan, toleransi, kedamaian dan keterbukaan menjadi nyata dan terawat dalam kehidupan kita berbangsa, bernegara dan bagi seluruh masyarakat dunia.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Samarinda, 16 Maret 2019

Muhammad Akbar
(Kabid. KP PW KAMMI Kaltimtara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung