Transformasi Gerakan dan Pengembangan KAMMI di Kalimantan Timur

Oleh: Satria Kurniawan, S.Pd.

Tanah air Indonesia merupakan negeri yang luas dengan segenap potensi kekayaan yang melimpah ruah adalah bagian keniscayaan keberuntungan anak negeri yang patut untuk di syukuri. Negeri yang terbentang luas dari sabang di ujung Aceh sampai merauke di tanah Papua dengan kepulauan terbesar di dunia yang mencapai 17.504 pulau, populasi penduduk yang cukup banyak sebagai indikasi kekuatan SDM negeri, kental dan banyaknya budaya sebagai simbol persatuan dan kekayaan SDA yang menggiurkan pikiran adalah bagian dari sepenggal anugerah Tuhan untuk masyarakat Indonesia. Di tengah besarnya negeri yang elok ini terselip rintihan yang kadangkala menjerit menimbulkan riak-riak kegusaran dan kegundahan hidup yang kemudian menjelma menjadi bara api yang harus di padamkan. Dimanakah air sebagai penawar solusinya?. Gejolak itu semakin membesar hingga kobaran itu menembus dan menyentuh hati para pemuda yang berusaha muncul di permukaan untuk menembus kobaran api yang semakin memperbesarkan masalah agar kemudian berhenti untuk menyulutkan apinya hingga agar rakyat tidak semakin menjerit dan jangan sampai bencana penyakit menimpa negeri ini. maka para pemuda turun sebagai penyelamat dengan bersenjata megaphone dan poster sebagai bentuk eksistensi perlawanan terhadap penguasa tirani. Gerakan itu sekarang semakin tumbuh dan berkembang besar di tengah-tengah masyarakat sebagai gerakan ekstra parlementer dan gerakan akar rumput yang dikenal dengan nama KAMMI.

KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) adalah sebuah organisasi mahasiswa muslim yang lahir di era reformasi yaitu tepatnya tanggal 29 Maret 1998 di Malang. Anggotanya tersebar di hampir seluruh PTN di Indonesia. Saat ini, kader KAMMI sudah mampu menjadi pemimpin kampus (Ketua BEM) hampir di 300 kampus. KAMMI muncul sebagai salah satu kekuatan alternatif Mahasiswa yang berbasis mahasiswa Muslim dengan mengambil momentum pada pelaksanaan Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FS-LDK) X se-Indonesia yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Acara ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia. Jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang yang notabenenya para aktivis dakwah kampus. KAMMI lahir pada ahad tanggal 29 Maret 1998 PK.13.00 wib atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H yang dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang. KAMMI lahir didasari sebuah keprihatinan yang mendalam terhadap krisis nasional tahun 1998 yang melanda Indonesia. Krisis kepercayaan terutama pada sektor kepemimpinan telah membangkitkan kepekaan para pimpinan aktivis dakwah kampus di seluruh Indonesia yang saat itu berkumpul di UMM Malang. Pemilihan nama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang kemudian disingkat KAMMI mengandung makna atau memiliki konsekuensi pada beberapa hal yaitu :
1. KAMMI adalah sebuah kekuatan terorganisir yang menghimpun berbagai elemen Mahasiswa Muslim baik perorangan maupun lembaga yang sepakat bekerja dalam format proyek gerakan bersama KAMMI.

2. KAMMI adalah sebuah gerakan yang berorientasi kepada aksi real dan sistematis yang dilandasi gagasan konsepsional yang berdasar AL-Qur’an dan Sunnah mengenai reformasi dan pembentukan masyarakat Islami (berperadaban).

3. Kekuatan inti KAMMI adalah kalangan mahasiswa pada berbagai stratanya yang memiliki komitmen perjuangan keislaman dan kebangsaan yang jelas dan benar.

Visi gerakan KAMMI dilandasi pemahaman akan realitas bangsa Indonesia dengan berbagai kemajemukannya, sehingga KAMMI akan bekerja untuk kebaikan dan kemajuan bersama rakyat, bangsa dan tanah air Indonesia.

KAMMI adalah organisasi ekstra kampus yang menghimpun mahasiswa muslim seluruh Indonesia secara lintas sektoral, suku, ras dan golongan. KAMMI menghimpun segenap mahasiswa muslim Indonesia yang bersedia bekerja sama membangun negara dan bangsa Indonesia. KAMMI berperan sebagai wadah dan mitra bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menegakkan keadilan dan kebenaran dalam wadah negara hukum Indonesia melalui tahapan pembangunan nasional yang sehat dan bertanggung jawab. KAMMI mengambil peran sebagai mitra bagi masyarakat dalam upaya-upaya pembangunan masyarakat sipil, demokratisasi dan pembangunan kesatuan/persaudaraan ummat dan bangsa melalui pendampingan/advokasi sosial, kritisi/konstruktif terhadap kebijakan negara yang memarginalisasi masyarakat.

Sebagai salah satu kendaraan gerakan perjuangan pemuda tanah air,wadah yang menjadi elektoral penting penyambung suara minor rakyat dan pembangunan bangsa seharusnya berkembang melakukan transformasi jangka pendek hingga panjang dalam membentangkan zona pemuda yang ingin melakukan gerakan perubahan dengan segenap teori-teorinya dan mendorong roda pemerintahan untuk menjalankan tugas dan fungsinya dalam mensejahterakan masyarakat dengan mengedepankan sifat gerakan KAMMI yang tertuang di dalam Filosofi Gerakannya. Kehadiran pemuda pemudi tanah air sangat di nantikan oleh rakyat sebagai perwujudan jembatanisasi aspirasi-aspirasi yang berasal dari hati dan olah pikiran kepada pemangku kekuasaan Negeri.

KAMMI harus mampu menafsirkan multidimensi keberagaman rakyat untuk di implementasikan ke dalam bentuk gerakan nyata dalam menjalankan fungsi dan tugas sebagai laksamana penyambung lidah rakyat dan pengawal perkembangan bangsa dengan manhaj yang dimilikinya yang bertransformasi menjadi suplemen bagi segenap kader yang berada di dalamnya. Filosofi yang telah di rancang sedemikian sempurnanya dalam momentum muktamar yang penting bagi pergerakan perjuangan kemaslahatan ummat haruslah di dorong terus menerus agar kemudian ruh organisasi ini hidup menjelma menjadi kesatria kebaikan di tengah-tengah keterpurukan kapal nasional ini. Walaupun di tengah-tengah tuntutan dan beban yang di pikulnya, kita tersadar akan kerapuhan yang terjadi di beberapa sendi yang di akibatkan oleh hantaman kebathilan menggerogoti kendaraan ini ibarat kondisi gigi yang terus-menerus di usik oleh bakteri yang berusaha membuat gigi menjadi berlubang bahkan tanggal.

Jika di lokalisir semua permasalahan maka akan menemukan kompleksivitas yang berada di dalamnya seperti virus yang berusaha melakukan serangan hingga mengakibatkan keseimbangan komponen gerakan terganggu. Komponen gerakan ini berupa kader, media, dll yang harusnya perlu di carikan solusinya bersama untuk bisa di selesaikan agar kendaraan ini tidak rusak di tengah perjalanannya. Seandainyapun di analisis maka muara penyebab terganggu ekosistem gerakan ini tidaklah jauh berbeda dengan permasalahan yang di hadapi oleh lembaga-lembaga islam lainnya seperti virus vmg, regenerasi mandeg, inkosisten gerakan, penyakit hati dll. Pemikiran yang solutifpun perlu untuk di hadirkan sebagai obat antitesa melawan virus-virus yang mencoba merusak kendaraan ini seperti penguatan Filosofi Gerakan KAMMI dan pengejewantahan narasi-narasi yang berada di dalamnya, mempererat ukhuwah islamiyah, memperkokoh dan mendorong kuatnya IJDK kader, transfer skill hingga keilmuan dan menciptakan rasa yang kuat untuk beramal jamai.

Menjadi tugas dan tanggungjawab besar seluruh kader yang menumpang di kendaraan ini untuk bahu membahu mengakselerasikan diri dalam bingkai amal jamai dan ukhuwah islamiyah sebagai ikhtiar mendorong kekuatan KAMMI untuk muncul menyelesaikan sekelumit permasalahan bangsa terlepas dari gejolak internal yang ada. Gelombang-gelombang perbaikan dan konsistensi haruslah hidup mengkristalisasi jiwa-jiwa pejuang muda yang kemudian menelurkan gerakan solutif nyata di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara terlebih kita hidup di salah satu provinsi tabungan nasional terbanyak negara yang menyumbangkan pendapatan terbesar di APBN Indonesia. Kemajuan dan perbaikan daerah ini berada tangan kita semua dan kader KAMMI wilayah kaltimtara haruslah terdepan bersama rakyat untuk mendorong hal tersebut bisa terwujud. Paradigma gerakan harus dimainkan dengan selektif dan rapi yang di kolaborasikan dengan prinsip dan kredo gerakan sebagai bentuk jalan perjuangan membentuk daerah ini serta mengikatnya ke arah yang lebih.

Roadmap gerakan perlu di lakukan sebagai sumbangsih organ ini untuk representatif kejayaan negeri baik jangka pendek hingga jangka panjang yang bermula dari penguatan-penguatan internal untuk bisa mengejewantahkan visi dan misi KAMMI dalam kehidupan berbangsa baik itu ruhiyah, fikriyah, jasadiyah dll, penguatan lembaga untuk lebih humanis kepada masyarakat dan garang kepada pemangku kekuasaan karena sejatinya berjuang bersama rakyat lebih mulia di banding apapun, pemberdayaan internal hingga mampu menciptakan iron stock negeri hingga memperkuat basis gerakan.

Kita yakini bahwa perahu ini adalah kendaraan relevan dalam memperjuangkan hak masyarakat dan melantangkan kebenaran di tengah gejolak perpolitikan negeri terlepas dari kelemahan-kelemahan yang mendera dan menyakiti nafas ini. KAMMI hadir dari rakyat, bersama rakyat, oleh rakyat dan mempersembahkan yang terbaik untuk rakyat dengan satu kepentingan yakni mengabdi bagi Nusa, Bangsa dan Agama menuju konsistensi gerakan perbaikan negeri yang semua bermuara dari kokohnya prinsip dan paradigma gerakan serta nilai-nilai perjuangan KAMMI.

Jayakan Indonesia 2045 bukanlah sekedar mimpi, mari berbakti untuk negeri dengan menjadi muslim negarawan yang siap berdedikasi sepenuh cinta untuk Indonesia.

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia! Allahu Akbar!

> Sumber:

  1. Buku “KAMMI dan Pergulatan Reformasi”
  2. kammi.or.id
  3. Wikipedia

Oct 2, 2019 - Posted by kammi - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *