Surat Cinta Untuk Seluruh Kader KAMMI Kaltim-Kaltara

Cinta Untuk Negeri

Oleh : Satria Kurniawan S.Pd

(Kadept Pembinaan Kader PW KAMMI Kaltimtara 2019-2021)

Pada tahun 1998 merupakan proses bagaimana lembaga ini melakukan transisi besar dalam proses bergulirnya perjuangan. Di cetuskan dalam forum yang penuh khidmat dan dari nalar yang kritis serta perasaan yang miris akan kondisi Negeri yang tak kunjung baik.

Pada hari itu berkumpullah seluruh mahasiswa Tanah Air dari segenap penjuru kota dan akhirnya berhasil merumuskan gerakan pemuda yang berusaha menjadi nafas bangsa untuk membela rakyatnya yang tercekik dari elite politik tak bertanggungjawab.

Pembacaan naskah awal berdiri lembaga ini yang berisi asas kenapa KAMMI berjuang di sambut dengan riuhnya Takbir menggambarkan ghiroh awal perjuangan yang di sambut oleh seluruh pemuda Islam Tanah Air.

Inilah lembaga yang hampir 22 Tahun berkiprah dalam perhelatan Keummatan dan Kebangsaan dengan narasi-narasi lantangnya berdiri sebagai musuh abadi kebathilan. Mimbar-mimbar pikiran di ciptakan sebagai wujud KAMMI sebagai penyambung lidah rakyat dan berdiri di atas kepentingan rakyat.

Lembaga ini pun bertransformasi dengan hadirnya elemen pengokoh berupa Manhaj dan Platform yang di gagas oleh para pejuangNya dengan narasi besar Menjayakan Indonesia 2045 sebagai bentuk implementasi Visi KAMMI yang menginginkan kebaikan untuk Negeri ini.

Dialektika Kebaikan terus hadir sebagai wujud gagasan KAMMI dalam memandang perjalanan Bangsa yang di transformasikan menjadi Aksi nyata dalam menumbangkan kedzoliman di permukaan Negeri.

Menciptakan SDM yang di gaung-gaungkan Umat dengan Karakter gerakannya yang kemudian di implementasikan ke dalam Paradigma gerakan sebagai ciri jati diri para pejuangnya. Mendobrak kebathilan dan menawarkan solusi Islam sebagai jalan perbaikan.

Menyambut risalah Kenabian dan para mujahid Islam terdahulu, KAMMI hadir dengan segenap pejuangnya yang berorientasi kepada perbaikan konstruktif di tengah zaman yang rapuh berikhtiar meraih Surga dengan Ridho Illahi.

Itulah KAMMI yang kini bukan anak-anak lagi dan tumbuh menjadi remaja dengan semangat tingginya.

Diam tanpa arah dan langkah akan menjadi penyakit diri..
Gerak tanpa arah dengan kepemahaman salah akan menjadi duri dalam diri..
Semangat tinggi tanpa amal nyata hanya menjadi kontribusi bisu..

Teruslah berjuang di tengah dinamisnya zaman walau raga kadang meragu akan kemampuan diri dan duri semakin besar dan tajam untuk menghadang. Menangislah diri ketika amal kita hanyalah lembaran kertas putih yang kosong tanpa ada implementasi nyata.

Umat saat ini merindukan pemuda seperti para sahabat Nabi terdahulu..

Merindukan panglima yang gagah berani memperjuangkan risalah Islam layaknya Sahabat Khalid bin Walid…

Merindukan pemimpin yang lembut tapi tegas akan kebathilan tanpa pandang bulu layaknya Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq..

Merindukan pejuang yang tegas dan kokoh dalam berislam walaupun ada iming-iming kenikmatan dunia layaknya Sahabat Bilal bin Rabbah..

Merindukan pemimpin yang tegas akan kepemimpinan nya tapi merendah di hadapan Allah SWT bahkan setanpun takut kepadanya yakni Khalifah Umar bin Khattab..

Merindukan para pejuang yang kuat komitmennya untuk memperjuangkan Islam walau kerabat menolak dan dunia meninggalkan layaknya Sahabat Mushab bin Umair..

Merindukan pemimpin yang lihai dalam pemerintahannya dan kokoh dalam ibadahnya layaknya Muhammad Al-Fatih beserta prajurit terbaiknya..

Merindukan pejuang yang tidak pernah absen untuk berkontribusi bagi Agama layaknya Sahabat Abdullah bin Amr bin Haram..

Merindukan para pejuang yang siap bertarung dalam membela Agama layaknya Sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash..

Mari refleksi diri bukan organisasi nya, sudah sejauh mana kita berkontribusi. Ghiroh berjuang harus tumbuh dalam hati sebagai pemantik gerakan yang di olah oleh pikiran untuk menciptakan gerakan nyata.

Tinggalkanlah orientasi dunia dan kuatkan Azzam berjuang kepada Allah. Bukan organisasi ini yang akan kita besarkan tapi Sesungguhnya Kalimatullah yang ingin kita tancapkan di seantero dunia ini. KAMMI adalah kendaraan terbaik dan relevan menuju perbaikan tersebut.

Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kita dan memberi keberkahanNya. Mari terus berjuang untuk Umat, Agama, dan Bangsa.

Selamat Milad KAMMI Ke 22 Tahun!

Salam Kesatuan!

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Allahu Akbar!

Mar 30, 2020 - Posted by kammi - No Comments
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Kaltim Kaltara 2019-2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *