75 Tahun PBB & Upaya Menjalin Perdamaian Dunia Era Covid-19

Oleh : Dita Hayatun Nufus

Staff Dept. Media PW KAMMI Kaltimtara

Dunia saat ini menghadapi pandemi Covid-19, seluruh negara baik itu negara super power maupun bukan, semua sedang berjuang. Seluruh aspek di negara mulai dari Politik, Ekonomi, Kesehatan maupun Sosial menjadi goyah akibat dari pandemi yang terjadi. Saat ini angka covid di seluruh dunia mencapai 42.000 kasus lebih. Menjadi PR bersama bahwa adanya pandemi ini menjadi masalah dan ancaman kesehatan serta keberlanjutan populasi dunia.

PBB sebagai organisasi multilateral yang membawahi 193 negara di dunia, turut merespon dan menyusun kebijakan bersama negara anggota terkait penanganan Covid-19. Seperti tujuan dibentuknya PBB yaitu negara-negara bisa menjaga perdamaian dan keamanan internasional, mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa dan mempromosikan kemajuan sosial, standar hidup yang lebih baik, dan hak asasi manusia. (un.org)

Pada peringatan Hari Perdamaian Dunia tanggal 21 September 2020, Antonio Guterres mengatakan “Ini merupakan ancaman besar bagi pihak-pihak yang terjebak dalam konflik, itulah sebabnya saya segera mengajukan seruan untuk gencatan senjata global,” (Kontan.co.id, 2020) dalam maksud ini Guterres menyampaikan dunia harus bersatu bersama untuk melawan musuh global yaitu virus Covid-19.

Dengan adanya pandemi Covid-19, menjadi suatu keharusan bagi negara-negara untuk saling bersatu dan melawan  bersama seperti yang dikatakan Guterres. Seperti Indonesia juga menjalin kerjasama dengan beberapa negara terkait  vaksin Covid-19. Kerjasama adalah bentuk interaksi sosial, kerjasama dapat tumbuh dari suatu komitmen individu terhadap kesejahteraan bersama atau sebagai usaha pemenuhan kepentingan pribadi. Sehingga isu utama dari teori kerjasama adalah didasarkan pada pemenuhan kepentingan pribadi, dimana hasil yang menguntungkan kedua belah pihak dapat diperoleh dengan bekerja sama dari pada dengan usaha sendiri atau dengan persaingan (Dougherty&Pfaltzgraff,1997:419)

Kerjasama menimbulkan perdamaian, dimana kedua negara atau lebih memilih untuk saling memenuhi kebutuhan untuk mencapai kepentingan nasionalnya. Maka dengan momentum ke-75 peringatan hari Persatuan Bangsa-bangsa ini mari kita saling berkerjasama dan mewujudkan perdamaian agar bisa bersatu melawan musuh global.

UN 75, 2020 and Beyond!! Shaping Our Future Together!

Oct 25, 2020 - Posted by kammi - No Comments
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Kaltim Kaltara 2019-2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *