Silaturahmi bersama Alumni KAMMI

Dokumentasi Silaturahmi Alumni KAMMI*

Samarinda, kammikaltimkaltara.com – Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltimtara, Jum’at (06/11/2020) melaksanakan silaturahmi kepada Ust. Encik Wardhani, S.Hut. (Alumni KAMMI) pada pukul 13.30-15.00 WITA di Jalan Juanda, Cafe Kulo. Silaturahmi tersebut dihadiri oleh Hardiansah, Dian Chandra, Rismawati, Mu’minah, dan Indri sebagai pengurus dan anggota PW KAMMI Kaltimtara.

Dibuka dengan salam dan perkenalan, diskusi berjalan dengan efektif. “KAMMI adalah penyeimbang kebijakan penguasa yg tidak pro rakyat, penetrasi masalah sosial di masyarakat”, ujar Encik Wardhani

Encik sapaan akrabnya itu, pernah berkecimpung di organisasi KAMMI, beliau menyatakan ada dua Pekerjaan Rumah (PR) KAMMI. Pertama, masa bakti yang sempit membuat program tidak maksimal. Hal ini tak bisa dipungkiri, organisasi pasti mempunyai batas pengabdian. Kedua, terlalu banyak program membuat tidak produktif. Program begitu banyak membuat kefokusan anggota KAMMI membuat tidak bisa merencanakan dengan baik sebuah program, apalagi program yang bersifat terus menerus (kontinu), tuturnya.

Baca Juga : https://kammikaltimkaltara.com/blog/2020/11/06/pw-kammi-kaltimtara-silaturahmi-ke-bawaslu-provinsi-kaltim/

Dibalik semua itu, Encik sebagai alumni KAMMI menyampaikan saran yang gemilang untuk KAMMI. Pertama, KAMMI membuat proposal penawaran untuk pengembangan desa yang ditujukan kepada pemerintah untuk kabupaten/kota se-Kalimantan Timur yaitu dengan program pembangunan fasilitas dan program edukasi parenting. Proposal bertujuan untuk di masukan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kedua, kammi juga harus fokus pada gerakan produktif dan sosial, mampu membaca peluang yang ada. Gerakan ini tentunya demi perbaikan sosial masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, pungkasnya.

Dian Chandra sebagai moderator silaturahmi tersebut, meminta Ust. Encik Wardhani menyampaikan saran buat organisasi KAMMI. Nada santai beliau mengatakan bahwa “KAMMI bisa menjadi gerakan sepanjang masa yang tidak terputus hanya dari batas kepengurusan”. Begitu gemilangnya harapan dari seorang alumni terhadap KAMMI. Semoga KAMMI menjadi organisasi penyeimbang dari permasalahan sosial di Indonesia dan Islam.

Terakhir penutup dari silaturahmi tersebut, Ust. Encik Wardhani memberikan motivasi kepada seluruh pengurus dan kader KAMMI.

“Islam tidak pragmatis, ketika melihat kemungkaran yah hati menolak”

Nov 7, 2020 - Posted by kammi - No Comments
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Kaltim Kaltara 2019-2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *