IZIN INDUSTRI MINUMAN KERAS, KESEHATAN DAN MORAL BANGSA INDONESIA TERANCAM !!!

Terbitnya Peraturan Presiden No 10 Tahun 2021 Tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang berlaku sejak tanggal 02 Februari 2021, dimana kebijakan tersebut tertuang perizinan investor asing dalam hal industri minuman keras, peraturan ini kemudian membuka peluang bagi pelaku investor asing untuk menanamkan modal bagi industri minuman keras yang ada di Indonesia, walaupun dalam peraturan tersebut hanya ada beberapa provinsi yang diperbolehkan untuk berinvestasi yakni di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Ternggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal setempat.

Tentu dengan adanya peraturan ini, maka minuman keras menjadi barang yang sangat mudah sekali untuk diperjualbelikan di kalangan masyarakat. Tidak hanya itu, barang haram ini kemudian akan menjadi racun bagi generasi yang akan datang, dimana kita tahu bahwa indeks kerusakan moral anak muda dan bangsa yang menjadi salah satu penyebabnya adalah minuman keras ini.

Pemerintah dalam hal ini seperti hanya memprioritas keuntungan negara dalam hal bisnis, tanpa memperhatikan dampak apa yang akan terjadi, menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sebanyak 3 juta orang di dunia meninggal akibat konsumsi alkohol pada 2016 lalu. Angka itu setara dengan 1 dari 20 kematian di dunia yang disebabkan oleh konsumsi alkohol. Lebih dari 75 persen kematian akibat alkohol terjadi pada pria. WHO juga mengestimasi sebanyak 237 juta pria dan 46 juta wanita di dunia terkena dampak buruk dari kebiasaan mengkonsumsi alkohol.

Berdasarkan informasi dari WHO tersebut, seharusnya pemerintah bisa memperhatikan dan memprioritaskan dampak dari apa yang akan terjadi, terutama dalam hal kesehatan, Dan tidak hanyak itu, minuman keras ini juga berdampak pada moral dan perilaku masyarakat, terutama bagi para remaja dan anak muda, dimana anak muda dan remaja menjadi ujuk tombak generasi penerus bangsa.

Rusaknya moral bangsa Indonesia menunjukan bahwa Ideologi Pancasila dan Undang-undang Dasar Tahun 1945 hanya menjadi sebuah hiasan yang tak lagi jadi prioritas pemerintah saat ini dalam menerapkan suatu kebijakan, namun keuntungan dan kepentingan-lah yang kemudian hanya menjadi prioritas bagi pemerintah Indonesia saat ini.

Padahal nilai luhur bangsa Indonesia dalam hal moral dan etika harus menjadi prioritas dalam membentuk karakter generasi bangsa yang kuat untuk Indonesia yang akan datang, bukan dengan generasi yang rusak dan merusak karena diciptakan oleh pemerintah Indonesia sendiri melalui kebijakan yang tidak lagi melihat dari segi aspek kebaikan dan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia haruslah kemudian mengkaji ulang kebijakan yang telah dikeluarkan dalam hal ini yaitu Peraturan Presiden No 10 Tahun 2021 Tentang Usaha Bidang Penanaman Modal yang membuka ruang izin investasi bagi industri minuman keras, dan Pemerintah haruslah membuka ruang diskusi dengan elemen masyarakat yang berkaitan dengan peraturan tersebut agar menemukan solusi terbaik bagi bangsa Indonesia.

Salam Muslim Negarawan !!!

Feb 28, 2021 - Posted by kammi - No Comments
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Kaltim Kaltara 2019-2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *