ANAK, DAN KERISAUAN YANG BERKEPANJANGAN

Tulisan oleh: Irfan Ramadhan (Forum Literasi KAMMI)

Diawal hari, awal bulan, awal tahun datang dengan penuh kegembiraan, satu sama lain saling memancarkan rindu

Hingga suatu saat semua telah berlalu begitu cepat, yang mendatangkan waktu hari dan bulan dimana semua saling menutup diri, sili berganti sendu

Ya, tetapnya bulan ketiga dari awal tahun, tidak lagi terlihat sekumpulan anak kecil itu penuh dengan kegembiraannya

Hobi, cita-cita tak lagi mereka saling berbagi diatas teras yang begitu dingin, tapi kini saling berkabar dalam genggaman sosial media

bulir bening yang mengalir terlihat seperti cermin terus menetes tak terhingga, kerinduan anak kecil itu yang tampak begitu gelisa

Sesekali ia pastikan, apakah hari ini yang sedang menganggu nya sudah lenyap dan berkata

“Aku benci bulan ketiga ini, ia datang hanya menghancurkan kami, berbaring dengan genggaman elektronik membuat kami tak ingat apa hobi dan cita-cita kami, hancur hancur hancurkan yang sedang menganggu kami”

Andai saja Virus Covid-19 bukan penghalang, sudah pasti kami tidak terjeda bersama alam semesta yang tak akan berakhir di dunia yang fana

Memegang erat janji mereka terucap saat perpisahan membuat semangat berjuang selalu baik-baik saja

Lepas, aktivitas menjadi produktivitas untuk anak-anak penerus bangsa

Jul 23, 2021 - Posted by kammi - No Comments
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Kaltim Kaltara 2019-2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *