KAMMI Kaltimtara Ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim

kammikaltimkaltara.com , Samarinda – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) PW Kaltimtara Harish Jundana, S.Hut Selaku Ketua Umum, didampingi beberapa pengurus yang berjumlah 4 (empat) orang menggelar kunjungan kerja dan audiensi ke kantor Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kalimantan Timur.

Di tengah kesibukan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim,  Anwar Sanusi, M.Pd, tetap meluangkan waktu dalam memanfaatkan memontem pertemuan, serta menyambut hangat kunjungan kerja dari KAMMI Kaltimtara tersebut.

Foto sesi diskusi bersama Kadis Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Kaltim

Harish Jundana, S.Hut Selaku Ketua KAMMI Kaltimtara mengatakan adapun tujuan pelaksanaan kunjungan kerja salah satunya adalah untuk bersilaturahmi sekaligus membahas berbagai fenomena dan isu-isu yang bersinggungan dengan pendidikan serta memberikan masukan dalam upaya pengentasannya.

Harish membuka diskusi dengan memaparkan data anggaran pendidikan ditahun 2020 kalimantan timur dari penyampaian Kepala Badan BPKAD Prov Kaltim di pertemuan sebelumnya, yaitu serapan tahun 2020 termasuk lemah yaitu dinas pendidikan sehingga ini menjadi pertanyaan bagi KAMMI bagaimana pihak dinas pendidikan provinsi kaltim yang khususnya menaungi SMA/SMK di kaltim terkait pengalokasian anggaran itu tadi.

Merespon paparan tersebut Anwar Sanusi, M.Pd. mengatakan bahwa terkait anggaran ditahun 2020 dan 2021 itu sama yaitu sebesar 2.1 Tryliun dengan alokasi 900 miliyar itu untuk gaji dan ditambah dana bos, bosda, beasiswa, dan peningkatan untuk para guru totalnya hampir 1.6 Tryliun dan 500 Miliyar dialokasi untuk kegiatan olimpiade seperti OSN, O2SN dan FLS2N. Capaiannya di tahun 2020 itu membangun SMAN 3 Muara Muntai, SLB Mahalu, SMK PPU, SMA Tenggarong dan mushola-mushola. Melihat total anggaran yang banyak namun untuk kegiatan sedikit ucapnya.

Harish menanggapi kembali melihat alokasi anggaran yang cukup banyak untuk gaji seharusnya berdampak jelas pada kualitas kerja para guru dan pihak terkait.

Anwar Sanusi, M.Pd menyebutkan terkait kualitas kerja memang sudah di maksimalkan dan terus dievaluasi namun melihat kondisi sekarang adanya wabah covid tidak bisa dipaksakan untuk melakukan proses belajar tatap muka,  makanya dari Dinas Pendidikan sempat memberikan bantuan paket pendidikan kepada para siswa ditahun 2020.

Sementara itu, Juni Pajriati pengurus KAMMI Daerah Samarinda bertanya terkait metode pembelajaran di masa covid sekarang, melihat kendala yang dialami oleh kaltim adalah jaringan atau sinyal lalu bagaimana dari disdik mengatasinya dan bagaimana terkait belajar pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dimasa pandemi.

“Untuk guru atau siswa yang terkendala jaringan maka diadakan home visit, para guru berkunjung kerumah-rumah siswa dan untuk anak-anak berkebutuhan khusus sama saja dimaksimalkan berkunjung kerumah-rumah selama itu tidak bisa dilakukan secara daring.” jawab Anwar Sanusi

Sekarang Pemprov Kaltim beri bantuan tujuh unit mobil untuk sekolah luar biasa (SLB). tambahnya.

Foto bersama Kadis Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Kaltim

Setelah menggelar Audensi, Perwakilan KAMMI Kaltimtara Menyerahkan Cinderamata yang langsung diterima oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim,  Anwar Sanusi, M.Pd dan kemudian disusul dengan sesi foto bersama.

Jul 30, 2021 - Posted by kammi - No Comments
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Kaltim Kaltara 2019-2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *